kenapa kamu hebat sekali dan dengan bodohnya aku selalu kagum padamu
disela-sela kesibukan kuliah, aku tetep mencoba menyempatkan diri untuk membaca. yup. membaca (baca: baca novel) adalah salah satu hobiku. meskipun baca satu lembar saja. meskipun nggak bisa setiap hari, aku tetap berusaha menyempatkan diri. sejak kecil aku memang suka membaca. dulu ketika aku masih SD, ayahku yang seorang guru SD sering membawakan buku dari perpustakaan, buku cerita anak-anak tentunya. awalnya aku sama sekali tak tertarik, tapi ketika aku malas bermain, aku coba membaca buku yang dibawakan ayahku. ternyata membaca buku itu menyenangkan. ayahku jadi sering membawakan buku cerita dari perpustakaan.ketika aku sudah masuk SMP, aku mulai suka membaca novel. aku sering diajak temanku ke persewaan komik di dekat sekolah sepulang sekolah. di sana juga disewakan novel. aku lebih tertarik membaca novel daripada komik, jadi aku lebih sering meminjam novel.ketika aku sudah kelas 3 SMP, ada banyak ruko baru di sekitar sekolahku, MTsN Kediri 2. ada dua toko buku baru. aku sering bermain ke sana, meski cuma lihat-lihat saja. ada satu buku yang aku ingin sekali membelinya, Laskar Pelangi, bukunya Andrea Hirata. dari ringkasan cerita dibalik bukunya, aku tahu isi ceritanya tentang anak yang berjuang untuk sekolah. bayangkan, dia masih SD dan dia naik sepeda dengan jarak 80 km setiap harinya. aku jadi merinding. aku yang tiap harinya saat itu juga sekolah dengan bersepeda dan hanya berjarak kurang lebih 10 km jaraknya, jadi kalau pp hanya 20 km saja sudah merasa sangat berat. aku ingin membeli novel itu, jadi aku menyisihkan sedikit uang sakuku untuk membelinya.setelah beberapa hari mengumpulkan uang dengan mengurangi uang jajan, akhirnya aku bisa membelinya. tentu saja uang yang kugunakan bukan hanya uang jajan yang kusisihkan. aku berhasil merengek pada ibuku, jadi sebagian uang yang gunakan adalah dari ibuku. saat itu harganya masih 60 ribu. setelah membeli novel itu, aku tahu kalau novel laskar pelangi ada empat seri, jadi aku mengumpulkan uang saku lagi untuk membeli seri berikutnya. aku bercerita pada kakakku, eh, ternyata dia juga suka novel itu. jadi kami mengumpulkan uang bersama-sama untuk membeli seri selanjutnya.ketika aku masuk SMA, aku tinggal di asrama, dan sekolahku berada di pusat kota, jadi dekat dengan Gramedia Book Store. sepulang les, aku sering mampir sebentar ke sana. sedikit baca-baca. kalau ada novel yang ingin kubeli, aku akan menyisihkan uang lagi dan kembali ke sana setelah uangku terkumpul beberapa hari kemudian. dulu juga sering ada pameran buku, kadang aku juga membeli novel di sana karena harganya lumayan murah.ketika liburan semester tiba, teman-teman sekelasku sering travelling ke luar kota. aku jarang ikut, lebih tepatnya mungkin tidak pernah ikut ya. aku lebih suka menghabiskan banyak waktu di rumah. aku meminjam banyak novel di persewaan dekat sekolahku ketika liburan tiba. sekarang, aku punya banyak novel, mungkin masih sekitar 25an ya. ayahku sangat mendukung hobiku membaca ini, jadi ayahku membelikanku rak buku yang besar. aku jadi semakin semangat mengoleksi novel.saat ini aku masih menyelesaikan novel karangan Christope Dorigne Thompson, Jakarta! aku membelinya ketika liburan semester ganjil kemarin. sekarang sudah hampir tengah semester genap dan aku belum selesai juga membacanya. ada banyak sekali tugas dan materi yang harus dikuasai. tentu sajakan aku harus mendahulukan kuliahku. rasanya ingin cepat liburan. beli buku lagi. semangat, kurang dua bulan. fighting :D
Kamis, 28 Februari 2013
profil
1 komentar
Staring at Indonesia's Greatest Scientist: Prof. Drs. Effendy, M.Pd, Ph.D.
![]() |
Cambridge Structural Database (CSD) di Cambridge Crystallographic Data Centre, sebuah database berisi nama para peneliti yang berhasil mempublikasikan minimal 501 struktur senyawa baru dalam jurnal Internasional. terakhir, beliau mendapat penghargaan dari Habibie Award. jadi, nggak berlebihan kan kalo aku bilang beliau sebagai "Indonesia's Greatest Scientist". sebenarnya masih banyak penghargaan lain, tapi aku lupa, hehe.
selain sebagai guru besar di kimia UM, beliau juga aktif membantu diknas dalam pengembangan kurikulum. beliau juga membantu mengembangkan kurikulum mata pelajaran kimia untuk RSBI. ini nih, contoh profesor teladan, sebenarnya Indonesia juga punya banyak profesor loh, cuman nggak banyak yang mau terjun langsung untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia.
selain sebagai guru besar di kimia UM, beliau juga aktif membantu diknas dalam pengembangan kurikulum. beliau juga membantu mengembangkan kurikulum mata pelajaran kimia untuk RSBI. ini nih, contoh profesor teladan, sebenarnya Indonesia juga punya banyak profesor loh, cuman nggak banyak yang mau terjun langsung untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia.
oya, aku punya pengalaman menarik loh. jadi saat ini aku dapat mata kuliah ikatan kimia dari beliau. nah, untuk menunjang kuliah ini, kita dianjurkan beli buku yang beliau tulis sendiri. ada tiga buku: teori VSPER, ikatan ionik, dan Logam, Aloi, semikonduktor dan Superkonduktor. karena giliran aku jadi bendahara di kelas, aku yang dapat tugas mendata temen sekelas yang beli buku dan ngumpulin uangnya. aku nggak sendiri, ada partnerku, namanya istikomah. jadi hampir tiap hari kita narikin temen-temen untuk segera bayar *susah loh*. nah, setelah setengah semester ini, akhirnya terkumpul juga, dan segera diserahkan ke beliau. nah, pas nyerahin uang itu, beliau menyisihkan sebagian royaltinya, dan beliau bilang, "ini untuk bendahara yang ngumpulin duitnya"
ups. yang benar pak??? kalau boleh jujur sih, ini kantong juga lagi nipis. hahaha. alhmdulillah ya. terima kasih pak Effendy :), terima kasih Ya Allah... :)
dulu, di awal semester empat ini aku takut sekali sebab beban kuliah semakin berat. ditambah IPku sebelumnya yang turun. semester ini banyak praktikum, banyak mata kuliah kimianya. well, setelah kujalani sekitar setengah semester ini, semua terasa lebih ringan.
jadi, aku punya kesimpulan, sebenarnya nggak ada yang berat kok. beban yang terasa berat itu berawal dari ketakutan kita sendiri. toh ketika dijalani, kita bisa melaluinya dengan lancar, kalaupun tidak lancar, pasti ada hikmahnya. dan justru ketika beban terasa berat, itu yang sebenarnya malah menyenangkan. ada tantangannya. dan adanya tantangan itu, hidupmu jadi seru.
yang namanya kuliah itu memang berat. kalau nggak berat, bukan kuliah namanya. kalau kuliah seneng-seneng aja, berarti malah ntar abis lulus yang susah. sudah sepantasnya kan sebelum meraih kesuksesan kita harus bersusah-susah dulu??
so, kalau kamu hampir putus asa, atau capek dengan banyaknya tugas, nikmati aja guys. saat ini kita berjuang, untuk masa depan yang lebih cerah, jangan putus asa, tetep semangat, tunjukkan semangat mudamu.
fighting :D
Catching teardrops in my hands
Only silence, as it's ending, like we never had a chance.
Do you have to make me feel like, there's nothing left of me?
You can take everything I have
You can break everything I am
Like I'm made of glass
Like I'm made of paper
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper, like a skyscraper
As the smoke clears
I awaken and untangle you from me
Would it make you feel better to watch me while I bleed
All my windows, still are broken, but I'm standing on my feet
You can take everything I have
You can break everything I am
Like I'm made of glass
Like I'm made of paper
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper, like a skyscraper
Go run run run I'm gonna stay right here
Watch you disappear yeah
Go run run run yeah it's a long way down
But I'm closer to the clouds up here
You can take everything I have
You can break everything I am
Like I'm made of glass
Like I'm made of paper
Ohh
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper, like a skyscraper
Like a skyscraper, like a skyscraper
Like a skyscraper
Skies are crying, I am watching
Langganan:
Postingan (Atom)



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact